Weird Feelings

Author : SunsetBluesky

Title : Weird Feelings

Main Cast : Sierra Kim [OC], SHINee Member (cameo)

Genre : Romance (maybe)

Length : ficlet

Disclimer : the cast is belong to God but the plot and OC is mine.

Warning!! Cerita yang sangat absurd, gaje, aneh bin ajaib. Siap-siap muntah setelah membacanya \pletak. Hepi reading pokoknya mah ^^v

Weird Feelings © 2012 SunsetBluesky

Seiring waktu berlalu, hatiku semakin tak menentu

Begitu mudah terbawa oleh dorongan angin

Begitu mudah terseret gulungan ombak di lautan

Tak tahu arah, tak tahu tujuan

Sebenarnya apa yang sedang terjadi padaku?

Semua ini sungguh membuatku sakit kepala memikirkannya

Kututup sebuah buku bersampul biru dengan hiasan bertema lautan yang kubuat sendiri. Tempat kucurahkan segala isi hati. Tempat kuberbagi kisah. Teman setia yang sudah bersamaku sejak belasan tahun lalu.

Oh ya, aku Sierra Kim. Seorang gadis yang sedang dilanda kebingungan. Mungkin karena aku seorang gadis yang tidak memiliki pendirian kuat karena mudah terpengaruh lingkungan sekitar. Ingin aku mengabaikan apa yang mereka ucapkan dibelakangku namun sayang semua itu tak semudah bayanganku.

Segala sesuatunya semakin rumit ketika hati mulai turut serta di dalamnya. Perasaanku serasa diobrak-abrik bersamaan dengannya. Ini berawal dari pertemuan tak sengaja yang berujung pertemanan namun berakhir menjadi rasa cinta. Lalu apa masalahnya toh tak ada yang melarang kita tidak boleh jatuh cinta bukan? Tak ada memang tapi bagaimana jika orang yang kucintai itu bukan hanya seorang?

Kalian boleh mengatakan aku gila. Aku tak akan menepisnya karena kuakui aku sudah merasa gila karena masalah ini. Bagaimana bisa aku jatuh cinta lebih dari seorang dan parahnya, salah satu diantara merupakan adikku sendiri. Aku tak tahu sejak kapan perasaanku ini muncul tapi jika boleh menyuarakan isi hati, aku tak ingin berbohong.

Kemana pun aku pergi, kau selalu berada di sampingku. Sekali pun aku berusaha melepasmu, kau semakin keras ingin bersamaku, berlindung dibalikku.

 

Key Kim. Seorang adik yang teramat sangat manja padaku. Dimana ada diriku, pasti ada Key. Ia selalu menempel bagaikan perangko yang merekat kuat. Dia sebenarnya anak periang namun dihadapan orang lain, dia berubah berkebalikan menjadi anak pendiam. Jujur aku sendiri tak mengetahui apa penyebabnya sehingga tak jarang dia dilecehkan oleh teman seumurannya dan membuatku menjadi seorang kakak yang overprotective karena tak ingin ada seorang pun yang boleh menyakiti adikku tersayang. Seiring bertambahnya usia kami, perasaan itu kian berubah. Perasaan sayang kakak terhadap adik berubah menjadi perasaan seorang yeoja pada namja. Hal tabu yang paling terlarang.

Taemin Lee. Keluarganya dan keluargaku bertetangga sejak dulu dan kedua orangtua kami bersahabat bahkan sebelum aku lahir. Hal itu pula yang menjadi dasar mengapa aku bisa berteman dengannya bahkan terlihat dekat melebihi kedekatanku pada adikku sendiri. Dia orang yang asik diajak ngobrol, orangnya easy going dan sangat pintar menari. Hampir setiap hari ia selalu berkunjung ke rumahku, baik ada tidaknya Key dirumah. Candaan yang terlontar dari mulutnya itu selalu bisa membuatku tertawa. Lebih muda dariku namun berpikiran dewasa, membuatku begitu mengaguminya.

Minho Choi. Teman sekampusku. Untuk satu orang ini, aku sendiri tak tahu mengapa bisa tertarik dengannya. Jujur saja dia orang yang begitu dingin, tak banyak bicara tapi memiliki banyak penggemar. Tatapan matanya terkadang membuatku terpaku seakan terhipnotis untuk terus melihat kearahnya dan jantungku berdebar tak menentu padahal aku tak merasa memiliki rasa padanya. Entah jantungku yang tidak normal atau pikiranku yang sudah merajalela ke negeri antah berantah, membuatku sedikit tak waras. Hahaha #abaikan

Tak lupa seorang lagi yang hampir terlupakan. Jonghyun Kim, sahabatku satu-satunya yang sangat mengenal diriku melebihi orangtuaku bahkan diriku sendiri. Ia seperti orang yang bisa membaca isi hatiku dan tanpa perlu mengatakannya, ia bisa mengetahui apa yang kuinginkan layaknya orang yang bisa menembus batas pikiran. Jangan kalian bertanya padaku mengapa bisa seperti itu karena aku sendiri tak tahu jadi sudah dipastikan aku tak bisa menjawab pertanyaan kalian bukan?

-ooOoo-

Bagaimana ceritaku mengenai mereka? Apa kalian bisa membantuku mengatasinya? Karena aku tak bisa membedakan mana yang merupakan rasa sayang, suka, cinta, atau mungkin hanya rasa kagum semata.

“Sierra-ya, kita kedatangan banyak pelanggan. Cepatlah kemari. Ppalliwa.” Panggilan itu menginterupsi lamunanku. Kumasukkan diaryku ke dalam laci.

Ne.” Kupercepat langkah kakiku tuk segera membantunya namun secara tak sengaja seorang pelanggan berbadan cukup kekar menyenggol bahuku, membuatku cukup kehilangan keseimbangan. Nyaris saja tubuhku menyentuh dinginnya lantai jika seseorang tak segera menopang tubuhku.

“Ya, aku memang menyuruhmu segera membantu tapi setidaknya kau harus berhati-hati. Setidaknya jangan melukai tubuhmu itu terutama sekarang. Kau harus menjaganya, bukan bukan, bahkan wajib itu hukumnya. Kau harus selalu mengingatnya, Nyonya Lee.” Lelaki bermata sipit itu berkata dalam tempo yang sangat cepat. Entah mengapa akhir-akhir ini dia menjadi lebih cerewet dari biasanya.

“Mengapa kau ini begitu cerewet melebihi seorang yeoja, Mr. Rabbit?” Aku berusaha berdiri sambil terus berguman tak jelas. Aku tak suka melihat perhatiannya yang seakan terlalu berlebihan padahal kebanyakan wanita pasti akan senang jika diperhatikan, tapi itu tak berlaku untukku.

Hahaha. Rasanya aku ingin tertawa melihat ekspresi O.O kalian yang kebingungan karena melihat kejadian ini. Apa aku perlu menceritakannya juga? Baiklah, daripada aku merinding melihat tatapan horor kalian padaku, akan kukatakan bahwa dia adalah…

“Tentu saja. Aku tak ingin terjadi sesuatu yang buruk padamu dan juga anak kita.” Jawabnya dengan senyuman -paling menawan di mataku- yang membuat matanya hilang karena menyatu membentuk garis sambil mengelus perutku yang masih terbilang rata. “Satu lagi, aku tak suka kau memanggilku seperti itu, Yeobo. Panggillah aku seperti biasanya.”

Kurasa tanpa perlu menceritakannya, kalian pasti bisa menebaknya bukan? Hehehe (^-^)v

Advertisements

2 thoughts on “Weird Feelings

Give me your review~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s