Be With You

“I fell in love with you. I don’t know how, I don’t know why, but I just did.”

Be With You

Starring by BTS’s Jin and You

AU, Romance || Drabble || G

.

.

.

“Mengapa wajahmu begitu mendung, ? Seolah kau akan meghadapi kematian esok hari.” Aku hanya memejamkan mata ketika bokongku menyentuh kursi empuk nan nyaman. Berusaha menenangkan pikiran tanpa berniat membalas pertanyaan Seokjin. Dia pun terlihat tak memaksa. Duduk bersilang kaki serta tangannya yang terlipat di dada.

Seokjin menatapku tanpa sedetik pun berpaling. Dia beranjak berdiri berjalan menuju dapur, dan kembali dengan sebuah piring  kecil yang sudah terisi sepotong kue bolu.

“Makanlah, Noona. Aku membuatnya sendiri. Dan jangan protes! Ini tak beracun walau aku tak bisa menjamin perutmu akan baik-baik saja setelahnya.”

“Ya! Bagaimana jika nanti aku masuk rumah sakit, sekarat, dan koma? Noona akan menghantuimu, Seokjin.”

Aku hanya bisa mendengus melihat dirinya yang hanya mengangkat bahu malas. Membuatku merasa kesal namun seulas senyum kecil muncul setelahnya.

*

Tak pernah sekalipun terlintas di benakku bahwa lelaki mungil yang pernah kukenal dulu telah tumbuh menjadi seorang pria dewasa. Masih tersirat dalam ingatanku dia dengan badan berisi dan sedikit cengeng, sekarang memiliki badan tinggi dan tampan.

“Ya, kenapa kau tersenyum sendiri, Noona? Kau seperti orang sinting.” Dan seketika ucapannya telah menghempaskan awan-awan khayalanku.

Uhh, mengapa dia tidak pernah membiarkanku berpikir yang senang-senang.

Tapi tak pernah kupungkiri bahwa kehadirannya mengubah hidupku. Bukan sesuatu yang buruk. Dia membawaku sebuah kehidupan yang teramat bahagia. Bukannya aku berlebihan, namun yang pasti dampak positif memenuhi sekitarku.

Walaupun saat pertama kali bertemu, dia hanyalah seorang anak ingusan nan menyebalkan. Tak memperdulikan keadaan sekitar, dia terus-menerus menggangguku. Konon katanya itu tanda bahwa ia sedang berusaha menarik perhatian lawan jenis. Ha, pernyataan konyol sebenarnya tapi tak kupungkiri mungkin memang benar adanya.

Kekonyolan-kekonyolan yang dia perlihatkan saat beranjak remaja, tak pernah luput menghiasi keceriaan keseharianku. Walaupun terkadang aku berada di jurang bawah, dia tak pernah meninggalkanku. Bersedia memberikan dadanya untuk kubasahi dengan air mata. Memberikan punggungnya untuk menggendongku saat kakiku terluka tak sanggup melangkah. Memberikan uluran tangan saat kutak sanggup berdiri.

Mungkin hal-hal kecil itulah yang membuatku tak bisa melepaskan kehadirannya. Atau sebaliknya, dia yang bersedia selalu menemani setiap langkah dalam hari-hariku.

“Seokjin-a, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?”

“Apa yang ingin kau ketahui, Noona?”

“Mengapa kau terus memanggilku Noona sampai sekarang?”

Seokjin tak langsung berkata, dia sempat memberikan jeda . Dengan senyuman secerah matahari, dia melanjutkan ucapannya. “Karena sampai kapanpun, kau adalah Noona-ku. Walaupun kita sudah menjadi sepasang suami-istri, aku ingin menyimpan kenangan dalam kotak tersendiri. Perjalanan asmara kita tak biasa, tak serupa kisah-kisah pada umumnya.”

“Kau adalah separuh hidupku, nyawaku. Bagian tubuhmu berada dalam sepanjang nadiku. Itu tak akan pernah terlupakan, Noona. Di saat orang-orang menjauhiku, hanya kau yang berada di sampingku. Tapi ingat Noona, ini bukan hanya ajang balas budi. Aku tulus mencintaimu sebagaimana seorang lelaki kepada perempuan.”

Aku tersenyum mendengar pengakuannya yang sudah berulang kali diucapkan. Tak pernah dirinya berhenti memberikanku cinta dan kasih sayang. Ketidaksempurnaannya tak menghalangi hatiku untuk berlabuh, tak berniat untuk berpaling pada yang lain. Mungkin orang-orang tak akan mengerti karena mereka bukan aku.

Dia adalah Seokjinku.

Dan aku adalah aku.

 

 

 

Give me your review~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s